Bisillahirrahmaanirrahiim...
Penghayatan Profesi Kedokteran Hewan
Fakultas Kedokteran Hewan IPB, itulah pilihan pertama saya saat SNMPTN. Lantas banyak yang bertanya-tanya kepada saya kenapa pilih kedokteran hewan? dan sebenarnya pertanyaan itu juga yang saya tanyakan kepada diri saya sendiri. Dan jawabannya adalah :
1.      Cita-cita
Kalau ditanya mengenai cita-cita, waktu kecil ingin menjadi guru. Beralih ke SMP ingin menjadi dosen dan ketika SMA awal ingin menjadi scientist. Kalau ditanya kenapa pilih kedokteran hewan, kan cita-cita kamu bukan menjadi dokter hewan? Dan aku menjawab sekarang cita-citaku  jadi dokter hewan. Itu jawaban yang aku lontarkan ketika sudah diterima di FKH IPB.
2.      Termakan oleh perkataan sendiri
Waktu kecil aku takut sekali dengan dokter, lebih tepatnya takut sama peralatan medis dan kerjanya dokter. Walau mulia, tapi kan menangani pasien yang kecelakaan, lahiran, dll yang berhubungan dengan darah, bedah, dll. Itu yang membuatku takut dan tidak ingin menjadi dokter apapun. Dokter manusiakah, dokter gigikah atau dokter hewan sekalipun aku tidak mau. Aku sampai bilang amit-amit dan menolak tegas untuk menjadi dokter. Lantas jika ada orang yang bertanya kepada saya setelah tahu ceritaku mereka pasti bertanya, kenapa kamu pilih kedokteran hewan? Aku menjawab ini adalah yang terbaik untukku dan dokter hewan ini sekarang adalah pilihanku , dan dokter hewan merupakan petunjuk dari Allah untukku , agar aku sadar akan kesehatan hewan dan peduli dengan hewan.
3.      Kuliah sehari di IPB dalam rangka Dies Natalis ke-50 IPB
Pada waktu itu, Aku duduk di bangku SMA kelas XII atau kelas 3. Aku mendapat kabar dari guru BK mengenai kuliah sehari di IPB. Lantas dipilih perwakilan dari masing-masing kelas sebanyak 2 sampai 3 orang. Dan aku bersama 9 orang lainnya terpilih untuk mengikuti kuliah sehari di IPB. Aku berfikir mengenai event tsb. Nanti disana acaranya seperti apa? seru atau tidak? dll. Dan ketika waktunya tiba aku dan teman-temanku sangat antusias sekali mengikuti acara kuliah sehari ini. Ketika sampai di IPB, lebih tepatnya di CCR. Aku berpisah dengan teman-temanku, karena kami semua beda kelompok. Aku berkenalan dan banyak berbicara dengan teman sekelompok yang baru aku kenal saat itu. Ketika di ruangan, kami diberitahu mengenai SOP kuliah oleh dosen kehutanan pada waktu itu. Setelah itu ada beberapa dosen yang memberikan kuliah umum seperti dosen fisika dan dosen meteorologi dan geofisika. Dan yang terakhir adalah dosen Fakultas Kedokteran Hewan. Dosen tersebut tegas sekali dan enak dalam memberikan materi mengenai kuliah sehari tersebut. Beberapa video ditayangkan. Dan aku senang sekali melihatnya. Video tersebut merupakan tugas dan kegiatan mahasiswa kedokteran hewan IPB. Aku sangat tertarik dan sejak saat itu aku ingin masuk Fakultas Kedokteran Hewan IPB yang terkenal dengan fakultas kedokteran hewan terbaik di Indonesia. Lantas jika ada yang bertanya, jadi kamu pilih kedokteran hewan IPB karena kuliah sehari tersebut? Dan aku menjawab salah satu faktornya memang kuliah sehari tersebut.
4.      Petunjuk
Ketika banyak pilihan pada saat menjelang musim galau SNMPTN, pilihanku terfokus pada IPB. Karena ibuku tidak mengizinkan aku untuk kuliah di luar provinsi. Ketika itu juga fikiranku hanya terfokus pada tiga pilihan yaitu kedokteran hewan, teknologi pangan, dan gizi masyarakat. Itu pilihan yang sangat berat semuanya. Aku tidaklah pintar, tetapi aku berusaha untuk melakukan yang terbaik yang aku bisa dan saat itu, pilihan yang ada difikiranku adalah tiga jurusan tersebut. Lantas aku pun  bertanya kepada sepupu yang merupakan alumni IPB, kakak saudara, dan meminta petunjuk kepada Allah SWT. Kakak saudara berkata coba baca Al Qur’an meminta petunjuk dan baca artinya. Aku pun langsung mengikutinya. Lantas di dalam arti ayat al qur’an tsb mengenai hewan. Aku tercengang saat itu. Lantas berdoa jika ini adalah petunjuk yang terbaik untukku, tolong beri jalan yang terbaik untukku kedepannya. Lantas jika ada yang bertanya, jadi kamu pilih Kedokteran Hewan IPB karena petunjuk tersebut? Dan aku menjawab iya, percaya atau tidak, kedokteran hewan merupakan jalan terbaik yang telah ditetapkan oleh Allah SWT  untuk aku kedepannya.
 
Lantas, apa motivasi kamu masuk FKH IPB?. Begitu banyak faktor untuk saya masuk FKH IPB dan yang memotivasi saya ada 2, yaitu :
1.      Bapak
Kenapa bapak? Karena, kalau ibu terserah kepada anaknya saja mau jurusan apapun itu. Bapak pun ketika aku tanya mengenai jurusan, jawabnya terserah. Tetapi begitu aku desak, bapak menjawab: Bapak sih terserah kamu ajah. Tetapi, ketika melihat kamu kecil dulu, bapak ingin dewasa nanti kamu jadi seorang dokter. Aku langsung terdiam seribu bahasa dan menangis terisak seketika. Aku memikirkan apa aku bisa jadi dokter? aku kan takut kalau melihat orang kecelakaan, darah yang bercucuran, dll? Kuliah sehari? dokter hewan IPB? lantas aku saat itu juga langsung terfokus pada kedokteran hewan IPB. Aku masih terus berfikir, apa aku bisa menjadi apa yang bapak harapkan? dan apakah aku pantas menjadi dokter hewan? apa aku pantas masuk ke fakultas kedokteran hewan IPB yang didalamnya terdapat banyak orang-orang cerdas calon dokter hewan. Dan pertanyaan-pertanyaan lainnya. Dan pertanyaan-pertanyaan tsb satu per satu mulai terjawab.
2.      Kampung halaman/lingkungan sekitar rumah.
Di lingkungan rumahku, banyak sekali orang yang memlihara hewan, diantaranya ada bebek, ayam, kambing, sapi, kerbau, dll. Tetapi, ketika hewan tsb sakit, tidak ada penanganan yang lebih lanjut bahkan sampai mati hewan tersebut. Satu, dua, tiga, sampai lima ekor ayam mati karena sakit yang tidak diketahui. Disamping itu, kerbau yang sudah bunting dan dirawat sama pemiliknya, ketika waktu melahirkan tiba anak kerbau yang dinantikan pun mati. Hal demikianlah yang membuat aku berfikir, bahwa aku harus bergerak dan melakukan pergerakan untuk kampung halaman aku ini, aku harus belajar dan aku harus bisa menangani masalah hewan tersebut. Dan itulah merupakan motivasi aku memilih jurusan kedokteran hewan.
Dan mau jadi dokter hewan yang seperti apa nantinya?
Setelah aku memutuskan untuk memilih kedokteran hewan, keinginanku banyak sekali tetapi yang terutama adalah aku ingin menemukan suatu virus atau penyebab penyakit lainnya yang menyerang suatu hewan dan aku dapat membuat obat atau cara penyembuhan hewan tersebut yang nantinya akan digunakan oleh dokter hewan di seluruh dunia. Dan aku ingin menjadi dokter hewan yang sangat bermanfaat bagi banyak orang dan juga banyak hewan tentunya, seperti tugas atau kewajiban dokter hewan pada umumnya yaitu menyejahterakan hewan melalui kesejahteraan manusia.